Viilevent Photography

Si Janggut Naga, Lekker pisan…

Biasanya kawasan ini selalu aku abaikan jika berkunjung ke Singapore. Nama tempat ini adalah People Park, entah mengapa dinamakan demikian. Bangunan yang menyerupai mall ini menjajakan segala kebutuhan sehari – hari, bukan hanya barang yang di jual, kenyamanan pun ditawarkan disini, seperti pijat, terapi kaki dengan ikan, sampai dengan jasa biro perjalanan bisa didapatkan dalam satu atap. Sementara toko perhiasan bertebaran dibeberapa sudut, juga toko DVD yang menawarkan tontonan gratis dengan memutar film yang di tonton oleh banyak orang.

Ketika berjalan di lantai dasar, secara tak sengaja aku melihat sebuah atraksi tarik ulur yang cukup unik yang belum pernah aku saksikan sebelumnya. Ya, di salah satu lapak terdapat penjual penganan yang saat itu sedang dikerubuti banyak orang.

Namanya cukup unik, si janggut naga. Penganan ini tak hanya namanya saja yang unik tetapi cara pembuatannya pun sangat menarik untuk di simak. Ketelatenan dan kesabaran adalah kunci untuk menghasilkan bentuk yang bagus serta rasa yang nikmat.

Berbahan dasar dari madu yang awalnya dibentuk seperti donat, kemudian di celupkan dalam lautan tepung dan ditarik tarik, dicelupkan lagi ke dalam tepung dan di tarik lagi. Caranya persis seperti kalau kita menyaksikan pembuatan mie, diulur dan ditarik. Demikian proses untuk pembuatan kulitnya sampai dengan madu tersebut menjadi serat setipis rambut dan berwarna putih karena balutan tepung tadi. Karena berwarna putih dan menyerupai rambut maka disebutlah dengan janggut naga.

Nah setelah terbentuk menyerupai rambut ini kemudian dipotong kecil – kecil untuk diisi dengan kacang yang sudah ditumbuk. Selanjutnya di masukkan dalam wadah plastik, berisi 5 buah setiap bungkusnya.

Di lapak ini tidak hanya menjual janggut naga saja, ada juga moci yang di potong kecil – kecil. Dan lapak ini sepertinya selalu diminati pengunjung alias laku. Bukan saja tempatnya yang strategis di tepi jalan dan tak jauh dari jalan masuk utama tetapi rasa dari penganan yang dijualnya juga hmmmm…. nyam nyam, lekker pisan…

Mau coba? Silahkan kunjungi lantai dasar – People Park, China Town, Singapore. Letak bangunannya persis di pintu keluar China Town MRT station.

Regards,

Plux

Related Posts:

Filed Under: Makanan TetanggaSingapore

Tags:

RSSComments (7)

Leave a Reply | Trackback URL

  1. anatasia says:

    kayanya enak nih….boleh di coba

  2. dewi says:

    kaya janggutnya plux gak? kikikiki…eh plux gak punya janggut denk, hahahaa…….masih gak donk neh makanan

  3. Bejan Tenan says:

    Mauuuuu, belom pernah nih…pokonya yg belom pernah dan enak wajib dicoba! iya gak Plux?

  4. Ariana says:

    Plux, kalau dilihat cara bikinnya.. kelihatannya sih enak.. ada di mana lagi, selain di People Park, belum pernah ke sana, hiksss…

  5. mimi says:

    kayaknya makanan ini ada deh di indonesia. tapi lupa namanya apa … terakhir kali makan … 20 tahun yang lalu :D
    DUh .. jadi pengen ….

  6. iki suriki says:

    aku pernah makan jajanan seperti ini waktu SD, namanya rambut nenek,warnanya pink…,enaaak…,kita juga liat cara bikinnya langsung, yang jual waktu itu juga nenek2…,25 tahun yang laalu, ini sungguh loh…

  7. gilang says:

    dilihat dari youtube sih ini bikinnya dari gula pasir yg di panaskan bersama maltosa dan sedikit cuka(sesendok) setelah itu tuangkan ke dalam cangkir plastik.hingga dingin. lalu lepaskan dari cangkir (gula akan mengeras) dan selanjutnya dilubangi seperti donat.setelah itu dari celah lubang tadi bisa ditarik ulur sambil dicampur tepung beras ketan yg telah disangrai lebih dulu. nah yg jadi pertanyaan..dimanakah bisa kita dapatkan maltosa?atau malt?adakah bahan penggantinya? CMIIW

Leave a Reply