From Bangkok with Food
July 22, 2009 – 5:30 am | 7 Comments

Kali ini petualangan lidah sampai pada masakan Thailand yang terkenal dengan pedas dan kecut. Di pusat kota Bangkok, gampang sekali di jumpai rumah makan yang menawarkan aneka hidangan khas Thai, tapi di beberapa tempat yang …

Read the full story »
Resep Dapur

Koleksi resep masakan dan kue yang bisa di praktekkan di dapur anda

Tempat Belanja

Informasi tentang tempat belanja yang mungkin bisa dijadikan pilihan

Tempat Makan

Informasi tentang tempat makan dari yang sederhana sampai dengan bintang lima

Jakarta

Informasi tentang tempat makan di Jakarta

Tempat Nongkrong

Tempat nongkrong yang mungkin bisa di jadikan referensi

Home » Cari Makan, Malang, Tempat Makan

Bakso Urat Cak Nono

Submitted by Plux on Saturday, 16 January 2010No Comment

Saat itu hujan teramat deras mengguyur kota Malang, mengakibatkan beberapa ruas jalan agak tersendat. Bukan macet karena antrian banyaknya kendaraan tetapi banyak kendaraan yang mencoba menghindari derasnya arus air di jalan. Ketika itu aku sedang mengantar keponakan berenang dan dalam perjalan menuju rumah, salah satu keponakan nyeletuk : “ Hujan gini enak juga kalau makan bakso.”

Dan meluncurlah kami ke tempat bakso yang ternyata menyajikan rasa yang hmmm…. Entah karena suasana hujan atau karena racikan yang berbeda yang jelas, menikmati bakso di tempat ini membuat lidah tak henti berdecap, nikmat…

Biasanya untuk meikmati pangsit gorengnya langsung di santap dengan sambal dan saos tomat. Tapi aku lebih suka mencampurkan pangsit goreng ini ke dalam kuah sampai empuk, dimakan dengan kuah menjadikannya lebih nikmat.

Sebenarnya bukan kali pertama aku makan di tempat ini, setiap tahun ketika mudik selalu ku sempatkan menikmati sajian bakso di tempat ini, dan rasanya pun masih sama, enak. Apalagi untuk ukuran lidahku yang boleh dibilang sangat jarang menyantap hidangan yang terbuat dari daging merah.

Jika anda suka, silahkan minta tetelan atau biasa disebut dengan istilah balungan. Potongan tulang yang masih menyisakan daging ini memang enak untuk di kerokoti apalagi jika kita menambahkan campuran sambal dan kecap plus cuka dengan jumlah yang pas, hmm… benar benar sedap…

Dan ternyata hujan tak menyurutkan minat penikmat bakso di tempat makan yang satu ini. Terbukti dengan penuhnya ruangan yang ada. Tamu datang silih berganti, bagaikan air hujan yang datang nya tak bisa di duga.

Sampai jumpa di petualangan lidah berikutnya.

Regards, Plux

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.