From Bangkok with Food
July 22, 2009 – 5:30 am | 7 Comments

Kali ini petualangan lidah sampai pada masakan Thailand yang terkenal dengan pedas dan kecut. Di pusat kota Bangkok, gampang sekali di jumpai rumah makan yang menawarkan aneka hidangan khas Thai, tapi di beberapa tempat yang …

Read the full story »
Resep Dapur

Koleksi resep masakan dan kue yang bisa di praktekkan di dapur anda

Tempat Belanja

Informasi tentang tempat belanja yang mungkin bisa dijadikan pilihan

Tempat Makan

Informasi tentang tempat makan dari yang sederhana sampai dengan bintang lima

Jakarta

Informasi tentang tempat makan di Jakarta

Tempat Nongkrong

Tempat nongkrong yang mungkin bisa di jadikan referensi

Home » Jakarta, Tempat Makan

Mie Abang - abang Seberang Rel Kereta

Submitted by Plux on Sunday, 16 November 20082 Comments

Terkadang kita sebel dengan orang yang jualan tapi bikin macet jalanan, walaupun bukan macet total tapi dengan jalanan tersendat aja bikin dongkol hmmmm nyebelin sih pasti, tapi dari sebel bisa berujung pada rasa penasaran, apa sih yang dijual? Memangnya seperti apa sih rasanya, kok sampai mobil dan motor berderet disana?

Dari rasa penasaran itu aku berhenti dan mencoba untuk tau apa sih yang membuat jalanan macet. Itu beberapa saat yang lalu, tapi sekarang jika lewat jalan ini, ya maklum lah kalau jalan jadi agak sedikit tersendat, lha memang rasa dari yang dijual bukan hanya memperkosa lidah tapi juga membuat lidah ber’karma-sutra’… waduh, apalagi ini hahaha.

Ya, mie ayam adalah barang dagangan yang mampu menyedot perhatian orang, bahkan tak jarang orang kesini hanya mau makan mie yang berharga tujuh ribu rupiah ini. Mienya di sajikan dengan bakso dan pangsit goreng sebagai aksesorisnya tentu saja ayam cincang menjadi aksesoris utamanya.

Tak heran dalam sekali pembuatan tak kurang dari 15 mangkok mie sekaligus dalam sekali proses. Hmmmm dan begitu mangkok – mangkok tersebut sudah lengkap semuanya dan dihidangkan, mangkok baru mulai disiapkan dan proses pembuatan pun dimulai lagi.

Untuk makan ditempat, sudah disediakan kursi bakso alias kursi plastik dan juga ada bangku dari kayu. Sebagai informasi, mie ini buka setiap hari dari pagi sampai dengan habis. Nah jam habisnya bervariasi, kadang jam 11 atau lebih dikit tapi jika kesini sore hari tempat ini sudah bersih alias abang penjualnya sudah pulang.

Untuk pesanan dibawa pulang, boleh saja. Dilengkapi dengan sumpit dan juga sambal terpisah. Abang - abang penjual yang berasal dari wonogiri ini sudah terampil, sehingga pesanan kita dengan cepat dilayaninya. Tentu saja first come first serve. Jangan lupa jika anda tidak mau mie dibubuhi penyedap rasa, tinggal bilang dengan penjualnya.

Hmmmm jika penasaran, datang saja ke sini, untuk alamat jelasnya tidak terdaftar karena memang menempati lahan kosong di pinggir jalan, tapi sebagai patokan jika kita datang dari Pejompongan / Benhil lurus kearah jalan Panjang, setelah perempatan simprug, ambil jalan yang lurus bukan yang menuju Pondok Indah, tetapi yang menuju Permata Hijau. Tempatnya tak jauh dari flyover Simprug sejajar dengan rel kereta api.

Sampai jumpa di petualangan lidah berikutnya.

Regards, Plux

2 Comments »

  • Reef fm Oz said:

    Mieeeeeeeeeeeeeeee. ayammmmmmmmmmmmmmmm mau dooooooooooong

  • jonnie said:

    wah ngomong-ngomong mie ayam.. ada satu tempat yang enak baannngettt.. sampe ketagihan neh.. tp kalo pas hari minggu jam 9 atau 11 tempatnya rame banget, padahal cuma di kompleks aja.. namanya kalo ngga salah bakso senen..

    kayaknya ad websitenya deh.. basosenen.net
    he he he.. keren juga rumah makan ada websitenya.. :D

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.